跳到主要內容區
  • Program studi Manajemen Pariwisata dirancang untuk membekali mahasiswa dengan pengetahuan profesional dan kemampuan praktis yang dibutuhkan dalam industri pariwisata, sehingga mereka mampu menjalankan berbagai pekerjaan di bidang terkait. Berikut penjelasan rinci mengenai desain kurikulum, karakteristik pengajaran, kompetensi inti, dan arah pembelajaran:
  • Kategori Desain Kurikulum
  • Tiga bidang utama: Pariwisata – Rekreasi & Hiburan – Penerbangan
  • Kurikulum Program Studi Manajemen Pariwisata umumnya mencakup beberapa aspek utama berikut:
  • • Pengetahuan Dasar
  • Meliputi mata kuliah seperti: praktik manajemen pariwisata dan perhotelan, estetika perhotelan, etika internasional, geografi pariwisata dunia, statistika, pengantar transportasi udara, pengantar wisata kapal pesiar, dasar-dasar interpretasi/pemanduan, pariwisata domestik, dan lain-lain, yang bertujuan membangun pemahaman dasar tentang industri pariwisata.
  • • Keterampilan Profesional
  • Mencakup: praktik pemandu wisata dan tour leader, manajemen resor, operasional taman hiburan, pemanduan budaya lokal, e-commerce pariwisata, perencanaan perjalanan mandiri, desain paket wisata dan analisis biaya, praktik rekreasi air, eksplorasi rekreasi, magang di industri pariwisata dan perhotelan, serta kunjungan dan studi luar negeri, guna mengembangkan kemampuan praktis mahasiswa.
  • • Pengetahuan Manajemen
  • Meliputi: manajemen sumber daya rekreasi, pemasaran pariwisata dan perhotelan, manajemen pariwisata olahraga, manajemen sumber daya manusia di bidang pariwisata, hukum pariwisata, perencanaan kegiatan wisata, serta keterampilan komunikasi dan hubungan interpersonal, untuk membentuk kemampuan manajerial dan pengambilan keputusan.
  • • Pengetahuan Lintas Disiplin
  • Mencakup: bahasa asing, pertukaran budaya, logika pemrograman, aplikasi teknologi dalam pariwisata dan perhotelan, serta teknologi informasi multimedia, guna meningkatkan kemampuan komunikasi lintas budaya dan pemanfaatan teknologi.
  • Karakteristik Pengajaran
  • • Keseimbangan antara teori dan praktik
    Melalui kuliah di kelas, analisis studi kasus, magang, dan penelitian proyek, mahasiswa dapat mengintegrasikan teori dengan praktik dan menerapkannya secara nyata.
  • • Keterkaitan dengan industri
    Mengundang praktisi industri sebagai pengajar serta mengadakan kunjungan lapangan dan program magang, sehingga mahasiswa dapat terhubung langsung dengan dunia kerja.
  • • Pengembangan kemampuan lintas budaya
    Mendorong mahasiswa untuk mengikuti program pertukaran internasional guna meningkatkan kemampuan komunikasi dan kerja sama antarbudaya.
  • • Penekanan pada inovasi dan kewirausahaan
    Mendorong partisipasi dalam kompetisi inovasi dan kewirausahaan untuk mengembangkan kreativitas serta jiwa wirausaha mahasiswa.